Jumat, 08 Desember 2017

Penghafal Al-Quran Diingatkan Wasiat Kiai Arwani

Grobogan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Penghafal Juz ‘Amma yang telah belajar di majelis Hidayatul Qur’an diwisuda secara simbolik Jumat(13/12). Wisuda disaksikan oleh masyarakat sekitar mulai kanak-kanak hingga usia tua.

Kegiatan ini dibarengkan dengan acara haul Simbah K. Muslih, salah seorang tokoh penyebar ilmu agama di Desa Selo, Grobogan Jawa Tengah.

Penghafal Al-Quran Diingatkan Wasiat Kiai Arwani (Sumber Gambar : Nu Online)
Penghafal Al-Quran Diingatkan Wasiat Kiai Arwani (Sumber Gambar : Nu Online)

Penghafal Al-Quran Diingatkan Wasiat Kiai Arwani

Pada wisuda tersebut dibacakan wasiat ahli Al-Quran KH Arwani Amin Kudus oleh salah seorang pengajar.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Inti wasiat dia adalah larangan Al-Qur’an dijadikan tujuan atau alat mencari dunia. Diantaranya jangan membaca Al-Qur’an dalam Musabaqah Tilawatul Qur’an (MTQ) dengan tujuan menjadi yang terbaik dan mendapat hadiah.

KH Imron Hasani menggaristebali wasiat KH Arwani kudus tersebut. Membaca Al-Quran dengan tujuan hadiah bisa termasuk dalam hadit Nabi “rubba qoriin wal Qur’anu yal’anuh,”.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurut dia, terjemahan hadits tersebut betapa banyak orang yang membaca Al-Qur’an, namun Al-Qur’an justru melaknatnya. (Ibnu Muslih/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pertandingan, Sejarah Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar