Rabu, 30 September 2015

Roadshow Al Khidmah Kampus Bantu Seimbangkan Situasi Bangsa

Tulungagung, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. “Bangsa kita menjadi tidak karuan seperti ini karena memang tidak ada keseimbangan antara tanwirul qulub (penerang hati melalui dzikir kepada Allah) dengan penguasaan pengetahuan dalam rangka mengatur situasi dan kondisi negeri ini. Roadshow ini membantu seimbangkan bangsa.”?

Demikian diungkapkan Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Tulungagung, KH Muhson Hamdani saat memberikan sambutan pada acara Roadshow Al Khidmah Kampus di Kantor PCNU Tulungagung belum lama ini.

Roadshow Al Khidmah Kampus Bantu Seimbangkan Situasi Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Roadshow Al Khidmah Kampus Bantu Seimbangkan Situasi Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Roadshow Al Khidmah Kampus Bantu Seimbangkan Situasi Bangsa

Roadshow Al Khidmah Kampus diselenggarakan dalam rangka membantu berdirinya Al Khidmah Kampus di kota-kota yang belum terjamah akan keberadaan Al Khidmah Kampus. Turut hadir dalam kesempatan tersebut yakni Ketua Tanfidziyah PCNU Tulungagung, KH Abdul Hakim.?

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam sambutannya, ia sangat mengapresiasi roadshow yang diadakan oleh Al Khidmah Kampus kepada mahasiswa-mahasiswi STAIN Tulungagung ini. Ia berharap ke depan tidak hanya STAIN Tulungagung saja, tetapi juga seluruh kampus-kampus yang ada di Kota Marmer, Tulungagung, ini bisa ikut Al Khidmah Kampus.

“Saya sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa dari Al Khidmah Kampus yang bersedia mengadakan roadshow. Silakan nanti jika mengadakan majelis dzikir di sini. Urusan tempat ndak perlu khawatir. Silakan pakai halaman atau pun aula Kantor PCNU Tulungagung. Wong ini juga kantornya umat,” ungkap KH Abdul Hakim dihadapan para mahasiswa STAIN Tulungagung dan tim roadshow Al Khidmah Kampus.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurutnya, belakangan terakhir perilaku mahasiswa-mahasiswi kampus sudah mulai memprihatinkan. Urusan ibadah sholat, ia mencontohkan, tidak menjadi prioritas dan semakin hari semakin tidak terkontrol.

“Jadi yang mahasiswa ini jangan alergi untuk dzikir. Jangan alergi untuk melakukan pendekatan diri kita kepada Allah. Justru itulah pintu kita untuk memperoleh ilmu manfaat. Hikmah dari ilmu manfaat itu ya, dari sini,” imbuhnya.

Usai roadshow di Kota Tulungagung, tim roadshow yang terdiri dari Al Khidmah Kampus Jogjakarta dan Al Khidmah Kampus Semarang melanjutkan perjalanan menuju Kota Malang untuk bertemu dengan sejumlah mahasiswa dari Kampus UIN Maliki Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Untri), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan sejumlah siswa-siswi tingkat SMA dan SMP-sederajat di Malang dan sekitarnya.

Menutup acara roadshow, tim roadshow melanjutkan perjalanan wisata hati ke sejumlah tokoh Jawa Timur termasuk sowan ke ndalem KH Najib Zamzami di Pesantren Al Ishlahiyyah Kediri, makam KH. Romli Tamim, Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang, dan mengikuti Haul Akbar Gresik 2012.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Nur Haris ‘Ali

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jadwal Kajian, Sunnah, Kajian Sunnah Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Senin, 28 September 2015

GP Ansor Kota Sukabumi Nagbuburit dengan Shalawat dan Santunan

Sukabumi,Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gerakan Pemuda Ansor Kota Sukabumi mengadakan kegiatan bertajuk "Kecamatan Bershalawat Nabi" di Kecamatan Baros pada Senin (12/6). Kegiatan sebagai peringatan Nujul Quran itu tak hanya diisi shawatan dan ceramah agama, tapi aksi sosial dengan memberikan santunan kepada 99 anak yatim.

GP Ansor Kota Sukabumi Nagbuburit dengan Shalawat dan Santunan (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Kota Sukabumi Nagbuburit dengan Shalawat dan Santunan (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Kota Sukabumi Nagbuburit dengan Shalawat dan Santunan

"Anak yatim adalah amanat sang khalik yang menjadi sebuah keharusan bagi siapa pun yang mampu untuk menjawab beban hidupnya," kata Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Sukabumi Wingwing Suhendar.

Ia menambahkan, keridloan dan kemurkaan Tuhan begitu dekat dan terkait dengan pemeliharaan terhadap anak yatim.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Maka sayangi dan rawatlah anak yatim itu bila memang kita mangharapkan ridlo Sang Khalik," lanjutnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Lebih lanjut Wingwing mengatakan, perwujudan keseriusan GP Ansor adalah konsiten mengawal misi besar Islam, yaitu senantiasa memberikan rahmat bagi semesta alam.

"Pancasila terlahir melewati rangkaian sejarah begitu panjang yang di dalamnya merupakan mahakarya para alim ulama hingga diletakkan menjadi pondasi dalam membangun NKRI. Tentu sudah tidak ada keraguan dalam kandungannya. Untuk itu, pertahankan dan perkenalkanlah kepada anak anak kita untuk senantiasa merawat dan menjaga warisan ulama kita," jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri PC NU dan Nahdliyin kota Sukabumi, Pengurus Wilayah Ikatan Pemuda Tiong Hoa Indonesia (IPTI) serta khalayak umum.

"Kecamatan Bershalawat Nabi" tersebut diisi juga dengan bazar sembako murah, pameran dan service motor, musabaqah tilawatil qutub, kultum hikmah Nuzulul Qur’an, dan buka puasa bersama. (Andi Surya Fatah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pesantren, Pemurnian Aqidah Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pemuda NU Tulangan Jalan Kaki 15 KM Ziarahi Pejuang

Sidoarjo, Pimpinan Pusat Muhammadiyah



Dalam rangka menyambut Hari Santri pada 22 Oktober, Gerakan Pemuda (GP) Ansor-Banser Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur menggelar kegiatan bertajuk Napak Tilas Makam Tokoh dan Pejuang NU di kecamatan tersebut.

Sekitar 47 anggota GP Ansor dan 60 anggota Banser berjalan melintasi 7 Desa dan diakhiri dengan pembaiatan di makam Saikhona Gelang.

Pemuda NU Tulangan Jalan Kaki 15 KM Ziarahi Pejuang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda NU Tulangan Jalan Kaki 15 KM Ziarahi Pejuang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda NU Tulangan Jalan Kaki 15 KM Ziarahi Pejuang

Kegiatan itu sarat dengan pesan perjuangan karena selain membawa bendera merah putih untuk mencapai tempat tujuan mereka harus jalan kaki sejauh kurang lebih 15 KM.

Ketua GP Ansor Tulangan Achmad Zaini menjelaskan, dari aksi tersebut diharapkan para kader dapat meneladani perjuangan tokoh-tokoh dan pejuang NU terdahulu. Selain itu, dapat memupuk jiwa nasionalisme dan semangat juang dalam menjaga dan melestarikan ajaran Aswaja An-Nahdliyah.

Sementara itu, Sekretaris GP Ansor Sidoarjo H Riza Ali Faizin yang hadir dalam acara itu memaparkan bahwa aksi tersebut merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada para pahlawan NU di Tulangan.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Mereka (Kader NU) jangan sampai melupakan sejarah (jasmerah)," tegas Sekretaris GP Ansor Sidoarjo H Riza, Sabtu (15/10) malam. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syariah, Hikmah Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Senin, 21 September 2015

IPPNU Suarakan Kearifan Islam Nusantara di Forum Muda Internasional

Jakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) berpartisipasi dalam Islamic Conference Youth Forum di Istanbul, Turki, Senin-Jumat (11-15/4). Pelajar Putri NU ini menawarkan gagasan-gagasan Islam moderat dalam penyelesaian masalah global.

PP IPPNU yang diwakili oleh Ketua Umum Puti Hasni turut serta aktif dalam mengawal konferensi yang mengangkat fokus pada penyelesaian permasalahan global yang dapat digarap oleh para pemuda.

IPPNU Suarakan Kearifan Islam Nusantara di Forum Muda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Suarakan Kearifan Islam Nusantara di Forum Muda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Suarakan Kearifan Islam Nusantara di Forum Muda Internasional

Ia memaparkan bahwa urgensi IPPNU turut aktif bergabung dalam konferensi ini adalah sebagai bentuk kontribusi IPPNU dalam memberi solusi atas permasalahan global melalui pengenalan konsep Islam Nusantara yang ramah dan moderat.

"Tentu, sangat jelas di sini IPPNU sebagai representasi pelajar dan santri Indonesia harus hadir memberi perspektif khas dalam memberi solusi atas permasalahan radikalisme, terorisme, ketidakadilan, dan perang saudara yang kini marak terjadi dalam konstelasi global," kata Puti.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam konferensi yang juga dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan lainnya setara mewakili Indonesia, IPPNU akan berjuang sekuat tenaga mengenalkan Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam Nusantara, Islam moderat, toleran, arif dan bijaksana, serta mengenalkan nilai-nilai pesantren yang membawa ketenteraman dan kedamaian dunia.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Nilai-nilai khas yang dimiliki Indonesia, NU secara khusus sangat merepresentasikan keramahan bangsa kita. Begitu pula nilai-nilai pesantren yang menjadi ciri khas budaya Islam di negeri ini," pungkasnya. (Afifah Marwa/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pondok Pesantren, Lomba, Ahlussunnah Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2015

Puluhan Pesantren Ikuti Pelatihan Website dan Medsos

Jakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sekitar 44 pesantren mengikuti pelatihan optimalisasi website dan medsos di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, pada 21-23 Maret 2016. Di antara pesantren tersebut adalah Baitussalam, Yogya, Pesantren Darul Amin, Aceh, Pesantren Al-Amin, Madura.

"Alhamdulillah pada pelatihan gelombang kedua ini, semua pesantren yang hadir sudah memiliki website, tinggal optimalisasi penggunaaannya", ungkap Irfan, Ketua Panitia kegiatan ini d Darunnajah di Jakarta Rabu (23/3). Sebelumnya pada gelombang pertama dihadiri oleh 60 Pesantren dari berbagai daerah di Indonesia

Puluhan Pesantren Ikuti Pelatihan Website dan Medsos (Sumber Gambar : Nu Online)
Puluhan Pesantren Ikuti Pelatihan Website dan Medsos (Sumber Gambar : Nu Online)

Puluhan Pesantren Ikuti Pelatihan Website dan Medsos

?

Pimpinan Darunnajah Sofwan Manaf mengatakan, sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia, pesantren tidak harus mampu bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan lainnya, terutama di bidang informasi dan teknologi. "Kalau lembaga pendidikan lain bisa, pesantren bukan sekedar harus bisa, tapi harus lebih baik," jelas Sofwan Manaf.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

?

Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan berbagai materi, di antaranya pengenalan website, optimalisasi mesin pencari, fotografi, sinematografi, membuat video profil pesantren, facebook dan google ads, youtube marketing, praktek pembuatan rilis media, drone dan go pro, pembuatan konten website.

?

Materi-materi ini disini oleh berbagai pakar di bidangnya, yaitu: Musthafa Zahir (Webmaster), Deni Rusman (Internet Marketer), Wildan (Darunnajah Production House), Taufik Effendi (Tim Gontor TV), Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Komunikonten), Didi Suhaedi (Film Maker).

?

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Umumnya di pesantren tidak ada pelajaran khusus soal website dan medsos, hanya para santri punya modal bahasa inggris yang sangat baik, ini memudahkan mereka belajar secara otodidak tentang apapun", jelas Hariqo Wibawa setelah memberikan materi tentang medsos dan media coverage

?

Tidak hanya website dan media sosial, peserta juga diajarkan bagaimana membuat konten, bahkan juga ada praktek menggunakan drone (pesawat tanpa awak) dan aero photography yang diberikan oleh Didi Suhaedi, seorang guru dari Pesantren Madinatul Ilmi yang juga mengelola akun youtube Santri TV

?

Ahmad Sobirin, salah satu peserta dari Pesantren Harisul Khairat, Tidore, Maluku Utara mengaku sangat antusias mengikuti berbagai sesi materi dalam pelatihan ini. "Pesantren kami jauh di Tidore, tidak ada jalan lain untuk mengenalkan pesantren kami kecuali dengan mengoptimalkan websitenya", kata Ahmad Sobirin.(Red: Abdullah Alawi)

?


Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anti Hoax, Internasional, Fragmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PBNU Kawal Revisi UU Penyelenggaraan Haji

Jakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berkomitmen terus mengawasi dan memberi masukan kepada DPR dan pemerintah dalam proses menjelang pengesahan rancangan undang-undang (RUU) Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji.

Komitmen tersebut direalisasikan dalam bentuk pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) secara berkala yang dimulai Senin (14/9) di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta, dengan tema “Penyelenggaraan Ibadah Haji yang Ideal dan Efisien”.

PBNU Kawal Revisi UU Penyelenggaraan Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Kawal Revisi UU Penyelenggaraan Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Kawal Revisi UU Penyelenggaraan Haji

Hasil diskusi akan dibukukan sebagai naskah akademik yang bisa dipertimbangkan para pemangku kebijakan atas RUU tersebut. “Saya sendiri yang akan mengawal naskah akademik ini nanti untuk dipasarkan kepada fraksi-fraksi mainstream,” kata Helmy Faisal Zaini, Sekjen PBNU.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Hadir dalam forum tersebut Achmad Djunaidi, mantan Kepala Biro Perencanaan Kemenag dan mantan Direktur Pengelola Dana Haji Dirjen Pelaksanaan Haji dan Umroh (PHU); Ahmad Kartono, mantan Direktur Pembinaan Ibadah Haji dan Umrah di Direktorat Jenderal PHU Kemenag; serta para ketua PBNU antara lain H marsudi Syuhud, H Eman Suryaman, H Andy Najmi, dan H Abdul Manan A Ghani. Forum juga diikuti perwakilan dari lembaga di PBNU.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurut Helmy, diskusi akan diselenggarakan secara tematik. Selain soal efisiensi, PBNU akan menyoroti misalnya tentang relevansi haji dikelola swasta, dan lainnya. Ia meyakinkan, sumbangan pikiran PBNU ini memiliki nilai signifikan.

“Kita harus optimis bahwa apa yang kita lakukan ini akan membawa perbaikan tata kelola ibadah haji ke depan,” ujarnya. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nahdlatul, Pahlawan, Tegal Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jumat, 11 September 2015

GP Ansor Subang Gelar Diklatsar

Subang, Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Subang menggelar Pelatihan dan Pendidikan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang diselenggarakan di Sekolah MTs. Darul Ma’arif, Pamanukan, Kamis (3/01).

GP Ansor Subang Gelar Diklatsar (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Subang Gelar Diklatsar (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Subang Gelar Diklatsar

Selain dihadiri oleh ratusan kader Ansor, hadir juga dalam kegiatan ini unsur Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Barat, Ketua Tanfidziyah Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Subang, KH Musyfiq Amrullah, Polres Subang yang diwakili oleh Kapolsek Pamanukan, Kompol Darjim, Kodim 0605 Subang diwakili Pasi Ops, Jama’ah Shodik, dan anggota DPRD Kabupaten Subang, Ir. Awang Gunawan.

Menurut Ketua Panitia, Nashihul Umam, dari 300 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari kader Ansor dari 30 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Subang. “Peserta pada pelatihan ini mencapai 300 0rang yang terdiri dari perwakilan 30 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Subang,” Papar Umam.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebagai kader yang dicetak oleh Ansor, lanjut Umam diharapkan dari sekian banyak calon anggota banser ini benar-benar bisa melewati tahapan-tahapan pelatihan sampai selesai.

“Pembinaan yang dilakukan oleh Kodim 0605 Subang ini diharapkan semua peserta bisa melewati tahapan-tahapan sampai tiga hari kedepan. Sehingga outputnya bisa dirasakan manfaatnya nanti oleh masyarakat luas khususnya oleh Nahdlatul Ulama,” Lanjutnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Hal senada di tegaskan oleh Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang, Asep Alamsyah Heridinta bahwa dengan Diklatsar Banser ini merupakan perwujudan dari nilai-nilai pendekatan kultural yang tujuannya untuk khidmat dan mengabdi kepada para Ulama.

“GP Ansor Subang hari ini tampil sebagai wujud dan peran nyata bagaimana kami berkhidmat kepada para Ulama. Karena dengan mencetak banser-banser ini dimaksudkan untuk menjadi apa yang disebut sebagai Benteng Ulama. Jadi jika ada yang merongrong eksistensi Ulama, maka Banser harus siap menjadi garda terdepan,” tegas Asep.

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Subang, KH Musyfiq Amrullah pihaknya sangat mengapresiasi atas kinerja GP Ansor Subang saat ini.

“Dilihat dari progresifitas anak-anak Ansor dibawah kepemimpinan Asep Alamsyah ini saya sangat bangga dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya. Karena, walau bagaimanapun juga kehadiran Ansor dan Banser sangat diharapkan perannya ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ade Mahmudin

Dari Nu Online: nu.or.id

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hadits, Pahlawan, Lomba Pimpinan Pusat Muhammadiyah